IPARI Kabupaten Serang Turut Meriahkan Kegiatan Santunan Anak Yatim di Pemda Kabupaten Serang

Serang, 29 Juni 2026 – Keluarga besar IPARI Kabupaten Serang (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan dengan turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Santunan Akbar 6.000 Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Serang pada Senin, 29 Juni 2026.


Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh keberkahan tersebut menjadi salah satu agenda sosial besar di Kabupaten Serang yang menghadirkan ribuan anak yatim dari berbagai kecamatan. Sebanyak 6.000 anak yatim hadir dalam kegiatan tersebut untuk menerima santunan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian bersama terhadap generasi penerus bangsa yang membutuhkan dukungan, kasih sayang, dan perhatian dari seluruh elemen masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, IPARI Kabupaten Serang hadir dipimpin langsung oleh Ketua IPARI Kabupaten Serang, Baehaki, S.Kom.I, bersama jajaran pengurus dan para penyuluh agama yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Serang. Kehadiran IPARI menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap program-program sosial dan kemanusiaan yang dilaksanakan pemerintah daerah.

Sebagai organisasi profesi yang menaungi para penyuluh agama, IPARI memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius sekaligus memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Oleh karena itu, keterlibatan dalam kegiatan santunan anak yatim ini menjadi bagian dari implementasi nilai pengabdian yang selama ini dipegang teguh oleh seluruh anggota IPARI.

Di sela kegiatan, Baehaki, S.Kom.I menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata hadirnya nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang harus terus dijaga bersama.

Menurut beliau, penyuluh agama tidak hanya bertugas memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat melalui ceramah, penyuluhan, dan edukasi keagamaan, namun juga harus menjadi bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat. Penyuluh agama dituntut hadir di tengah persoalan umat, memberikan pendampingan, serta ikut berkontribusi dalam kegiatan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Kegiatan santunan yang digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Serang ini sekaligus menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah, Kementerian Agama, organisasi profesi, lembaga sosial, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen daerah dalam membangun budaya gotong royong dan semangat berbagi.

Sebanyak 6.000 anak yatim yang hadir berasal dari berbagai kecamatan di seluruh Kabupaten Serang, didampingi para guru, keluarga pendamping, serta berbagai lembaga pendidikan dan keagamaan. Suasana haru sekaligus kebahagiaan begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung ketika ribuan anak menerima santunan yang telah dipersiapkan panitia.

Kehadiran IPARI Kabupaten Serang di tengah kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui mimbar-mimbar pengajian atau kegiatan formal keagamaan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Dalam pandangan Islam, anak yatim memiliki kedudukan yang sangat mulia. Memberikan perhatian kepada mereka merupakan salah satu bentuk ibadah sosial yang sangat dianjurkan. Karena itu, kegiatan santunan seperti ini menjadi pengingat bersama bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat.

Para penyuluh agama yang tergabung dalam IPARI Kabupaten Serang tampak hadir dengan penuh antusias, membaur bersama peserta lain, mendampingi jalannya kegiatan, sekaligus memperlihatkan semangat kebersamaan dalam mendukung suksesnya acara besar tersebut.

Bagi IPARI Kabupaten Serang, kegiatan ini juga menjadi bagian dari semangat organisasi untuk terus memperkuat peran penyuluh agama di tengah masyarakat. Tidak hanya sebagai penyampai pesan-pesan keagamaan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Melalui momentum santunan akbar ini, Baehaki, S.Kom.I mengajak seluruh penyuluh agama di Kabupaten Serang untuk terus menjaga semangat pengabdian, memperkuat solidaritas sosial, serta terus hadir dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas.

Kegiatan santunan akbar 6.000 anak yatim pada 29 Juni 2026 ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di Kabupaten Serang terus tumbuh dengan baik. Kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, IPARI Kabupaten Serang kembali menegaskan komitmennya sebagai organisasi profesi yang siap terus mendukung pembangunan masyarakat, baik melalui pembinaan keagamaan maupun aksi nyata sosial kemasyarakatan.

“Bersama IPARI, penyuluh agama hadir untuk mengabdi, menebar manfaat, memperkuat kepedulian, dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian kita bersama.”

Posting Komentar untuk "IPARI Kabupaten Serang Turut Meriahkan Kegiatan Santunan Anak Yatim di Pemda Kabupaten Serang"